5 Cara Mengatasi Penipuan Jual Beli Online

27 April 2019

Berbelanja tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Pada saat akhir bulan, biasanya banyak pusat perbelanjaan yang memberikan diskon dan promo. Tentu saja dengan cara ini banyak konsumen yang tertarik untuk membeli barang-barang dengan harga yang miring. Hal ini berlaku juga untuk online shop. Kini banyak marketplace dan situs jual beli online yang bertebaran mempromosikan barang dan jasanya.

Dengan adanya transaksi jual beli online, kini masyarakat dapat menghemat waktu dan tenaganya. Anda cukup memegang smartphone saja sambil menikmati pemandangan di sore hari. Dengan adanya era digital ini, tentu saja masyarakat Indonesia sangat dimanjakan dengan kemudahan berbelanja. Kini Anda tidak perlu bermacet-macetan di jalan dan berdesak-desakan.

Namun, berbelanja online pun bukan tanpa resiko. Berbelanja online tidak sama seperti Anda berbelanja langsung. Anda hanya melihat barang-barang dibalik layar tanpa mengetahui kondisi barang aslinya. Selain itu, tidak menutup kemungkinan Anda juga akan tertipu oleh online shop yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dikarenakan Anda ceroboh dalam memilih online shop. Sebaiknya Anda memilih online shop yang terpercaya agar terhindar dari penipuan.

Sebenarnya, kasus penipuan online shop sudah tidak aneh lagi. Para oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kesempatan ini sebagai peluang meraup pundi-pundi uang. Tentu saja hal ini sangat merugikan Anda sebagai konsumen. Online shop abal-abal biasanya tidak sembarangan mencantumkan nomor kontak dan identitas lainnya. Hal ini agar mereka tidak bisa dilacak dengan mudah jika dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

Cara Mengatasi Penipuan Jual Beli Online

5 Cara Mengatasi Penipuan Jual Beli Online

5 Cara Mengatasi Penipuan Jual Beli Online

Jika Anda terlanjur atau pernah menjadi korban penipuan online shop, ada baiknya melakukan hal-hal berikut ini agar Anda tidak mengalami kerugian yang banyak.

1. Melaporkannya secara online

Hal yang pertama yang bisa Anda lakukan yaitu melaporkannya melalui beberapa situs. Cara melaporkan penipuan online yang satu ini bisa dikatakan lebih cepat dan mudah karena Anda tidak perlu repot-repot keluar rumah dan bisa dilakukan kapan pun, apalagi jika Anda baru saja menjadi korban penipuan online.

Ada beberapa situs yang bisa Anda kunjungi, seperti kredibel.co.id, lapor.go.id, cekrekening.id, dan masih banyak lagi. Situs-situs tersebut dapat membantu Anda untuk menindaklanjuti masalah ini. Data si pelaku seperti nomor telepon dan rekening bank akan dibekukan jika memang terbukti melakukan penipuan.

2. Melaporkannya ke kantor polisi

Tips yang kedua yaitu melaporkannya ke kantor polisi. Untuk melaporkan masalah penipuan ini ke kantor polisi Anda harus melakukannya 1×24 jam agar bisa di proses. Ceritakan kronologi dari awal hingga akhir proses penipuan tersebut. Dengan begitu pihak yang berwenang pun akan membuat laporannya dan mencatat semua informasi yang Anda berikan.

Jangan lupa untuk memberikan screenshot bukti pembayaran Anda, sebagai tAnda bukti bahwa Anda telah melapor.

3. Melaporkan ke Bank

Langkah yang terakhir yang bisa Anda lakukan yaitu melaporkannya ke bank. Hal ini perlu Anda lakukan agar rekening si pelaku bisa dibekukan. Caranya yaitu Anda bisa datang ke Bank yang terkait, lalu ceritakan kronologi yang Anda alami. Setelah itu, pihak bank akan melakukan proses pemblokiran rekening si pelaku dengan syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku. Tentu saja tidak menutup kemungkinan uang Anda bisa kembali lagi.

Nah, itulah beberapa tips dalam mengatasi penipuan jual beli online. Tetap cermat dalam memilih online shop karena pada akhirnya Andalah yang akan dirugikan jika menjadi korban penipuan. Semoga bermanfaat.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+