Mengenal Skin Barrier, Lapisan Terdepan yang Memproteksi Kulit!

2 November 2022

Setiap orang pastinya ingin memiliki kulit wajah yang bersih dan mulus. Perawatan kulit merupakan cara yang ditempuh untuk mewujudkannya. Misalnya seperti memakai produk perawatan kulit seperti toner, serum, dan pelembap atau melakukan perawatan di klinik kecantikan.

Perawatan kulit dengan menggunakan kandungan produk yang berbeda-beda pastinya memiliki tujuan yang berbeda. Namun pada ummnya, perawatan wajah dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit, yang mana dimulai dari lapisan kulit pertama, yaitu skin barrier.

Lalu, apa itu skin barrier? Di sini kami akan memberikan penjelasannya.

Apa Itu Skin Barrier?

Skin Barrier merupakan lapisan kulit pertama yang penting untuk menjaga kulit dari iritasi dan infeksi dan mengatur kadar kehilangan air transepidermal. Pada dasarnya, skin barrier ini terdari dari kolesterol, lipid, dan ceramide yang dapat melindungi wajah dari kerusakan, seperti terpapar polusi, sinar ultraviolet, zat kimia, dan bakteri.

Pastinya, setiap produk perawatan ataupun rangkaian perawatan kulit yang dilakukan di klinik kecantikan akan bekerja terlebih dahulu pada lapisan terluar ini, sebelum menyerap dan bekerja pada lapisan dan sel kulit lain.

Penyebab Skin Barrier Rusak

Skin barrier ini memiliki peran penting dalam melindungi kulit wajah dari kerusakan, maka dari itu skin barrier harus rutin dirawat. Jika tidak, skin barrier akan mengalami kerusakan dan menimbulkan berbagai masalah kulit lainnya.

Kerusakan pada skin barrier umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya lingkungan yang telalu lembab atau kering, terpapar sinar UV berlebihan, terpapar alergen, iritan, dan polutan, terpapar bahan kimia berlebihan, dan terlalu sering melakukan eksfoliasi dan mencuci muka. Selain itu, skin barrier juga bisa rusak karena perawatan kulit yang tidak sesuai, mandi dengan air panas, stress, cedera, dan penuaan.

Di sisi lain, skin barrier juga bisa rusak dikarenakan riwayat dermatitis atopik dan psoriasis, penyakit tertenti, seperti diabetes, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga pola hidup yang kurang sehat, seperti merokok, konsumsi makanan tidak sehat, minum minuman beralkohol, dan kurang tidur.

Saat beberapa faktor menyebabkan skin barrier rusak, maka lapisan terdepan ini akan mengalami beberapa gejala kerusakan kulit, seperti terasa kasar, tebal, gatal, bersisik, pecah-pecah, kulit lebih sensitif, berkerut, mengalami perubahan warna, berjerawat, kering, hingga jamur pada kulit.

Cara Merawat Skin Barrier

Cara Merawat Skin Barrier

Cara Merawat Skin Barrier [Ilustrasi m.rctiplus.com]

Menurut indozone, lapisan skin barrier yang rusak dapat mengganggu kesehatan kulit. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui cara memperbaiki skin barrier. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki dan menjaga lapisan perlindungan kulit tetap sehat.

1. Hindari pemicu kerusakan kulit

Faktor-faktor di atas yang menyebabkan kerusakan lapisan kulit tidak bisa dihindari semua. Namun, beberapa hal seperti mandi dengan air yang terlalu panas, terlalu sering eksfoliasi dan mencuci muka, hingga menggaruk kulit, dapat dihindari.

2. Pakai skincare dengan kandungan tertentu

Kandungan yang baik untuk merawat skin barrier adalah ceramide, sebagaimana salah satu penyusun skin barrier. Ceramide dapat ditemukan pada produk pelembap, serum dan lotion. Selain ceramide, kandungan hyaluronic acid, glycerin, dan petrolatum, juga diketahui dapat merawat skin barrier dan memperbaiki kerusakan kulit, serta menjaga kelembapan kulit.

Di sisi lain, bahan yang lebih natural seperti kandungan minyak dan tumbuhan juga dapat merawat  skin barrier, seperti minyak jojoba, minyak kelapa, minyak almond, atau minyak bunga matahari. Bahan-bahan ini diketahui memiliki efek antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan yang bisa membuat kulit lebih sehat.

3. Jalani pola hidup sehat

Selain dua acara di atas dalam merawat kulit, penting juga untuk mulai menjalani pola hidup sehat agar kesehatan tubuh dan khususnya kulit tetap terjaga. Konsumsi makanan bergizi, lakukan olahraga rutin, dan hindari begadang agar dapat menjaga kulit dan tubu tetap sehat.

Itulah ulasan yang perlu kamu ketahui tentang skin barrier. Jika kamu memiliki skin barrier yang sudah terawat, teruslah dijaga. Jika sebaliknya, rawatlah sesuai dengan cara-cara di atas. Jika perawatan skin barrier sudah sulit untuk ditangani sendiri, coba untuk konsultasi kepada ahlinya.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+